Melonjak Drastis, 37 Kasus Baru Positif Covid-19 di Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (KGK) – Jumlah positif Covid-19 melonjak drastis hanya dalam beberapa hari dengan jumlah 37 kasus baru. Penambahan jumlah tersebut merupakan klaster dari Bhayangkara Batam dan klaster Pemerintah Provinsi Kepri.

Berdasarkan release dari Pemko Tanjungpinang pertanggal 1 Agustus 2020, klaster dari Bhayangkara Batam tercatat 19 orang terkonfirmasi Covid-19. Ke 19 pasien tersebut merupakan perwira di Polres Tanjungpinang.

Adapun klaster Pemerintah Provinsi Kepri terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 12 orang yang merupakan rangkaian dari acara pelantikan Gubernur Kepri yang berlangsung 1 minggu terakhir.

Sedangkan 6 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 lainnya merupakan satu keluarga klaster jalan Brigjen Katamso sebanyak 2 orang, 1 anggota TNI yang sedang bertugas dari Malang ke Tanjungpinang, 1 orang guru SD honorer beralamat di Tanjung Unggat dan 2 pasien beralamat di jalan Pramuka, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti.

Ke 37 pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR yang baru diterima Pemko Tanjungpinang dari BTKL PP Batam.

Plt. Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma mengatakan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang bersama-sama Tim Gerak Cepat Covid-19, Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, dan seluruh stakeholder terkait telah melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat secara massif dan terkoordinir berdasarkan kaidah-kaidah penanggulangan wabah yang telah di tetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Dalam hal ini pengendalian Covid-19 telah dilaksanakan melalui upaya tracing penderita baik itu dari kontak primer maupun kontak sekunder dari terkonfirmasi, yang dilanjutkan dengan swab pada kasus kontak erat dengan kasus-kasus konfirmasi,” ujar Hj. Rahma.

Plt. Wali Kota Tanjungpinang meminta kepada seluruh masyarakat, dunia usaha, tempat ibadah, pasar, swalayan, perkantoran dan seluruh tempat-tempat yang membuat adanya penumpukan massa agar senantiasa melaksanakan upaya-upaya pencegahan penularan Covid-19.

Diantaranya selalu memakai masker bila keluar rumah, menjaga jarak (tidak ada kontak fisik, tidak bersalaman, jarak minimal 1 meter) dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun.

“Masyarakat adalah lini terdepan dalam pencegahan penularan COVID-19. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua. Aamiin yaa Robbal Alamiin,” ujar Hj. Rahma. (Dwa)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

banner 300x250